Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Kegiatan Penggalangan Dana untuk Gerakan Indonesia Mengajar

 MG 4774   
Pada tanggal 26 Oktober 2013, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hamburg dengan dukungan penuh dari KJRI Hamburg telah menggelar acara pentas budaya dengan tajuk “Sound of Indonesia: From Tradition to Modernity” bertempat di Friedrich-Ebert Halle, Harburg – Hamburg.

Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2013 ini merupakan acara amal (charity) yang ditujukan untuk membantu gerakan “Indonesia Mengajar” serta menggugah hati para pelajar Indonesia yang berada di wilayah untuk turut serta berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di tanah air. Adapun seluruh pendapatan dari kegiatan ini akan disumbangkan kepada Yayasan Indonesia Mengajar.

Sesuai tema, acara pentas budaya ini diisi oleh berbagai penampilan kesenian mulai dari yang tradisional hingga modern dengan melibatkan sekitar 80 orang pengisi acara. Acara diawali dengan penampilan Reog Ponorogo, pemutaran film dokumenter berjudul “Lilin-lin Penyala”, dan dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan musik dan tarian, seperti Angklung, Tari Likok Pulo, Paduan Suara, Rampak Kendang, Musik Melayu, Musik Pop Indonesia, Musik Kontemporer, dan lain-lain yang pada umumnya dibawakan oleh anngota PPI /para pelajar Indonesia yang berdomisili di wilayah Jerman Utara (Hamburg, Bremen, Niedersachsen, dan Schleswig Holstein).

Hadir sebagai bintang tamu (guest star) sekaligus pengisi puncak acara, yaitu Muhammad Tulus Rusydi (TULUS), seorang penyanyi dan pencipta lagu dari Kota Bandung yang saat ini tengah naik daun dan namanya berkibar di kancah musik tanah air.

Kegiatan yang cukup besar ini dibuka secara resmi oleh Konjen RI Hamburg yang dalam sambutannya antara lain menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PPI Hamburg atas inisiatif dan upayanya untuk menyelenggarakan acara “Sound of Indonesia” dengan tujuan yang mulia yaitu untuk menggalang dana guna membantu pendidikan di Indonesia melalui program Indonesia Mengajar yang dilakukan oleh para relawan muda untuk memajukan pendidikan di daerah-daerah tertinggal di tanah air.

Konjen RI menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memiliki tujuan yang sangat positif dan merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia, khususnya para pelajar di wilayah kerja, untuk membantu pendidikan saudara-saudaranya di tanah air.

“Sebagai wakil Pemerintah Indonesia di Hamburg, kami bangga karena para pelajar Indonesia di Hamburg memiliki kepedulian yang tinggi dalam mendukung program pembangunan sektor pendidikan di Indonesia. Pendidikan di Indonesia selain masih perlu didorong dan didukung agar menjadi lebih maju seperti halnya di negara-negara industri, juga perlu diupayakan agar dapat dinikmati oleh seluruh anak bangsa dan rakyat Indonesia secara merata. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap sedikitnya dapat membantu anak-anak yang kurang mampu di tanah air untuk mengenyam pendidikan secara lebih baik”, ujar Konjen RI.

Selain diisi oleh penampilan kesenian tradisional dan modern, acara juga disemarakkan oleh bazar yang antara lain menjual makanan khas Indonesia, barang-barang kerajinan tangan, dan sepatu yang disajikan oleh angota PPI maupun masyarakat Indonesia di Hamburg. Acara yang berlangsung mulai pukul 16:00 hingga pukul 23:00 ini berhasil menyedot pengunjung sebanyak lebih dari 500 orang, umumnya terdiri dari para pelajar yang datang dari berbagai kota di seluruh Jerman.

Menurut Ketua PPI Hamburg, Ahmad Rizqi Meydiarso hasil pendapatan yang terkumpul dari kegiatan ini diperkirakan sekitar 4000 EUR dan seluruhnya akan disumbangkan kepada Yayasan Indonesia Mengajar yang berkantor pusat di Jakarta.

Acara “Sound of Indonesia” merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh PPI Hamburg dan menurut rencana akan dijadikan sebagai kegiatan rutin setahun sekali untuk membantu sektor pendidikan di tanah air. (Sumber: KJRI Hamburg)

  • My Indonesia
Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Kegiatan Penggalangan Dana untuk Gerakan Indonesia Mengajar