Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Tembakau Sumatera semakin memikat pasar Eropa

 IMG 0490   
Penikmat cerutu di Eropa semakin mengakui keunggulan tembakau Sumatera, sebagian diantaranya mengatakan bahwa cerutu dengan cita rasa tembakau Sumatera yang eksklusif telah mengalahkan cerutu Kuba yang selama ini terkenal dengan kemasyurannya, demikian hasil perbincangan dengan para industri cerutu/pembeli tembakau Sumatera dari Eropa dalam acara ramah tamah tanggal 18 September 2013 di kediaman Mr. Wolfgang G.

Köhne, pemilik HELLMERING, KÖHNE & CO. Gmbh & Co. KG, perusahaan trader tembakau Indonesia di Bremen yang telah lama memasarkan tembakau Indonesia di Jerman.

“Peminat tembakau Sumatera di Eropa semakin tinggi namun permintaan tersebut tidak dapat diimbangi oleh hasil panen tembakau Sumatera yang seringkali menghadapi kendala bencana alam,” demikian Mr. Köhne dalam pembukaan singkat acara ramah tamah yang menyajikan menu gabungan Indonesia-Jerman “Nasi Goreng & Wiener Schnitzel”. Acara yang dihadiri oleh sekitar 20 pembeli tembakau Sumatera dari Belanda, Belgia, Denmark, Swiss, Italia dan Jerman tersebut turut dihadiri oleh Dubes RI Berlin beserta Ibu Atiek Pratomo, Konjen RI Hamburg, Marina Estella Anwar Bey, Atase Perdagangan KBRI Berlin dan Fungsi Ekonomi KJRI Hamburg. Acara hiburan diisi dengan Paduan Suara GCC (Gregorian Chamber Chor) yang terdiri dari pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Bremen, dan menampilkan lagu-lagu daerah termasuk dari Sumatera Utara, lagu pop Indonesia dan internasional.

Tiga negara Eropa peminat terbesar tembakau Sumatera berasal dari Belanda, Denmark dan Belgia. Dengan menurunnya pasokan tembakau Sumatera membuat harga tembakau Sumatera di pasar Eropa semakin tinggi dan diharapkan semakin meningkatkan kesejahteraan para petani tembakau di Sumatera. Dubes RI Berlin Eddy Pratomo menyampaikan rasa puas atas semakin diakuinya tembakau Sumatera di pasar Eropa. Selain itu, Dubes RI mengundang para pembeli tembakau Sumatera yang belum pernah berkunjung ke Indonesia untuk juga melakukan kunjungan ke Sumatera sebagai daerah asal penghasil tembakau yang dibelinya selama ini.

Selama periode 2006-2011, Jerman menjadi negara ke-7 terbesar bagi tujuan ekspor tembakau Indonesia ke dunia. Pada tahun 2011, tercatat ekspor tembakau Indonesia ke Jerman mencapai 1220 ton dengan nilai US$ 7,58 juta. Konjen RI Hamburg menyampaikan harapan bagi penerimaan yang lebih luas lagi bagi tembakau Indonesia, selain Sumatera, di pasar-pasar Eropa termasuk dari Jember atau daerah penghasil tembakau lain di Indonesia.

Sumber: KJRI Hamburg.

  • My Indonesia
Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Tembakau Sumatera semakin memikat pasar Eropa