Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI: Indonesia Jauh di Mata Dekat di Hati

 IMG 2796   
Pada tanggal 17 Agustus 2013, KJRI Hamburg telah menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Kemerdekaan RI sekaligus acara halal bihalal dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1434 H. Acara dihadiri oleh sekitar 1350 masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan yang berdomisili di 4 negara bagian wilayah Jerman Utara, 

 yaitu Hamburg, Bremen, Niedersachsen dan Schleswig-Holstein, serta perwakilan masyarakat Jerman pecinta Indonesia dan anggota Deutsch-Indonesische Gesselschaft (DIG) yang berasal dari berbagai kota di keempat negara bagian tersebut.Seperti hari bersejarah 68 tahun silam, ketika Presiden dan Wakil Presiden RI, Soekarno - Hatta dengan lantang menyatakan kemerdekaan Indonesia, pada saat yang sama tepat pukul 10.00, upacara pengibaran bendera merah putih dilaksanakan dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan di halaman belakang KJRI Hamburg. Meskipun udara saat itu kurang bersahabat, namun tidak mematahkan semangat mereka untuk mengikuti pelaksanaan upacara dengan tertib dan khidmat. Sebagian besar masyarakat Indonesia menunjukkan rasa haru pada saat sang merah putih telah berkibar dengan gagahnya. Rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia membuncah pada saat itu.

Konsul Jenderal RI, Ibu Marina Estella Anwar Bey selaku pembina upacara dalam amanatnya menekankan tentang empat hal penting yang menjadi sorotan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono yaitu pentingnya kemampuan mengelola ekonomi di tengah ketidapastian ekonomi global yang masih dilanda krisis, peningkatan kerukunan dan toleransi bangsa, pentingnya mensukseskan penyelenggaran pemilu dan suksesi nasional serta pentingnya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konjen juga mendorong pembinaan dan pengembangan generasi muda Indonesia menjadi generasi yang cerdas, bermental tangguh dan toleran. Untuk mencapai suatu bangsa yang maju yaitu bangsa yang inovatif dan kompetitif, pemerintah memerlukan dukungan penuh dan sinergitas dari segenap kalangan masyarakat Indonesia.


Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 dimanfaatkan juga oleh KJRI Hamburg melaksanakan halal bihalal antara KJRI Hamburg dan seluruh masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1434 H dan kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat.

Konjen menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada kaum muslimin dan muslimat yang berdomisili di Jerman Utara dan berharap agar kiranya Hari Raya Idul Fitri dapat dijadikan sebagai momentum untuk saling berlapang dada dan penuh keikhlasan meminta dan memberi maaf atas segala kesalahan. Konjen juga menyampaikan bahwa momen itu perlu disyukuri karena Allah SWT telah memberikan rahmat-Nya dengan memberikan kemerdekaan kepada negara Indonesia tercinta sejak 68 tahun silam.

Acara peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI dan Halal Bihalal dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dan budaya, antara lain Tari Saman dan Jaipong serta berbagai lagu nasional dan daerah yang dibawakan para pelajar Indonesia di wilayah kerja. Acara puncak diakhiri penampilan tari poco-poco dan musik dangdut yang mengundang para hadirin untuk ikut bernyanyi dan bergoyang bersama. Nuansa Indonesia sangat kental terasa pada saat itu, dimana seluruh masyarakat yang hadir saling bertegur sapa dan merayakan acara yang digelar dibawah cuaca yang semakin cerah dengan penuh rasa persaudaraan.

Masyarakat yang hadir pada hari itu nampak sangat menikmati suguhan menu utama lontong sayur, sambal goreng kentang daging, ayam goreng dan kerupuk yang disediakan oleh KJRI Hamburg. Acara semakin meriah dengan adanya Bazaar makanan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh KJRI Hamburg. Ikut berpartisipasi pada bazaar tersebut sejumlah 6 organisasi masyarakat Indonesia, yaitu Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hamburg, Indonesisches-Islamisches Center (IIC e.V), Perki KKI e.V, Kawanua Hamburg, Perkumpulan Wanita Indonesia (PWI) Bremen dan Rang Minang Hamburg, serta 1 yayasan Futura Indonesia yang memberikan bantuan sosial pendidikan di wilayah Nusa Tenggara. Berbagai jenis penganan khas Indonesia seperti pempek palembang, siomay, bakso, sate padang dan beragam jajan pasar Indonesia terjual habis di bazaar tersebut.

Kegiatan peringatan HUT RI ke-68 diakhiri dengan upacara penurunan bendera yang dilaksanakan dengan penuh khidmat. Besarnya jumlah dan antusiasme masyarakat Indonesia yang hadir dalam merayakan Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI menunjukkan bahwa walaupun Indonesia berjarak jauh dari Jerman namun bagi mereka yang telah lama berdomisili di Jerman, Indonesia tetap dekat di hati sekaligus menjadi kebanggaan mereka.

Rangkaian kegiatan di KJRI Hamburg ini ditujukan untuk semakin memperat tali silaturahmi antara masyarakat Indonesia di wilayah kerja Jerman Utara, sekaligus untuk membina dan mengembangkan potensi seni budaya Indonesia.

(Sumber: KJRI Hamburg)

  • My Indonesia
Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI: Indonesia Jauh di Mata Dekat di Hati