Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Pagelaran Seni Budaya Ki Ageng Ganjur

KiAgengGanjur10   

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg bekerjasama dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman dan Ikatan Ahli Sarjana Indonesia (IASI) Jerman telah menyelenggarakan Pertunjukan Group Musik Ki Ageng Ganjur (KAG) pada hari Selasa, 3 April 2018 pukul 18.30 – 21.00 di KJRI Hamburg, Bebelalle 15, 22299 Hamburg.

Group musik KAG yang didirikan oleh Dr. Zastrouw Al-Ngatawi tahun 1996 melakukan lawatan ke Eropa selama dua minggu dengan dua misi, untuk mempererat persaudaraan dan perdamaian antar iman dan antar bangsa; dan misi kedua untuk memperluas pemahaman masyarakat umum mengenai perkembangan Islam di Indonesia yang rahmatan lil ‘alamin.

Sebelum melakukan pertunjukan di Hamburg, Group musk KAG bekerjasama dengan PCINU Belgia dan PCINU Belanda, telah berhasil mempesona publik di Brussel, Belgia, kalangan pelajar di Universitas Amsterdam, dan masyarakat setempat di Masjid Al-Hikmah Amsterdam.

KAG dengan membawa beberapa peralatan musik tradisional antara lain saron, demung, seruling, gendang dan rebana tiba di KJRI Hamburg pada sore hari tanggal 2 April 2018. Pada malam hari KAG bertolak ke Wisma dan disambut dengan hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia Dr. Bambang Susanto sekeluarga dalam sebuah acara ramah tamah.

Esok pagi harinya, tanggal 3 April 2018, KAG didampingi oleh Diaspora Indonesia pencinta musik tradisional nusantara, IASI dan beberapa rekan PCINU Jerman, mengunjungi beberapa lokasi bersejarah kota Hamburg dan Universitas Hamburg di kelas Bahasa Indonesia. Menjelang sore hari KAG kembali menuju aula KJRI Hamburg untuk check sound sebelum kemudian para hadirin mulai hadir memenuhi ruangan pukul 18:00.

Diantara para penonton, hadir beberapa Konsul Jenderal dan Perwakilan Consular Corps sejumlah negara-negara sahabat, kalangan profesional, akademisi, budayawan para pemerhati Indonesia, serta diaspora Indonesia dan masyarakat setempat lainnya.

Acara pagelaran seni budaya ini kemudian dibuka tepat pada pukul 18:30 dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an membacakan surat Ali-Imron 102-108, menyanyikan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Konsul Jenderal, Bapak Dr. Bambang Susanto

Dalam penampilan kali ini, KAG dengan apik membawakan beberapa nomor hasil eksplorasi atas syair Burdah juga shalawat Nariyah dan syair-syair lainnya. Syair-syair ini merupakan beberapa bentuk puji-pujian yang sering dilantukan oleh masyarakat Islam tradisional di surau maupun masjid yang kemudian diaransemen dengan warna tradisional sekaligus kontemporer. Tak kalah memukau, mereka juga menampilkan lagu-lagu tradisional seperti Lir-Ilir, medley Nusantara hingga „Barokallah“ yang dipopulerkan oleh Maher Zain. Terdapat sebuah hal menarik saat KAG menampilkan shalawat Barzanji, seorang hadirin yang juga pengungsi dari Syria turut secara spontan menyanyikan sebuah bait bersama Mel Shandy. Dari wajahnya ia tampak sangat bahagia sekali saat menemukan tradisi dari kampung halamannya yang tak ia sangka dapat ditampilkan di Jerman oleh orang-orang Indonesia.

Acara yang diselingi dengan penampilan grup band local “The Toffi” dan tarian merak dua orang mahasiswa Indonesia binaan KJRI Hamburg, serta sumbangan lagu dari Konsul Jenderal ikut memeriahkan acara pagelaran. Acara ditutup sebelum pukul 21:00 dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Zastrouw Al-Ngatawi dan foto bersama seluruh hadirin.

  • My Indonesia
Anda disini: HOME Administrasi Kegiatan Pagelaran Seni Budaya Ki Ageng Ganjur