Kegiatan promosi batik ini dipandu oleh Mrs. Brigitte Willach, seorang seniman lukis dari Hannover yang sejak tahun 1985 mendalami seni batik Indonesia dan aktif menjadi pembicara dalam acara Batik diseluruh dunia, termasuk World Batik Summit 2011 yang diselenggarakan di Jakarta. Ibu Willach mengaplikasikan teknik membatik dengan canting untuk membuat berbagai karya lukisannya, baik natural maupun abstrak.
Dalam sambutannya, Konjen RI M. Estella Anwar Bey menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DIG Niedersachsen atas inisiatifnya menyelenggarakan kegiatan promosi batik ini. Dijelaskan bahwa batik adalah salah satu produk tekstil Indonesia yang berasal dari beragam daerah yang dapat dikenal melalui warna dan coraknya. Setiap corak pada sehelai kain batik memiliki arti yang berbeda dan menggambarkan budaya dari masing-masing daerah yang memproduksinya.
Konjen RI juga menjelaskan bahwa batik telah menjadi icon penting dan identitas yang melekat kuat pada bangsa Indonesia. Oleh karenanya, Batik Indonesia dinilai dari keseluruhan teknik, teknologi, motif dan budayanya, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).
“Melalui acara ini diharapkan pengetahuan masyarakat Braunschweig mengenai Batik dapat ditingkatkan.
Acara berlangsung sekitar satu setenggah jam terdiri dari dua sesi, yaitu : (i) presentasi mengenai sejarah, jenis dan corak batik, serta darimana jenis batik tersebut berasal; dan (ii) peragaan busana batik (fashionshow) serta peragaan cara memakai kain tradisional batik. Beragam kain batik dengan coraknya yang khas diperagakan dengan anggun oleh para model dari Indonesia dan Jerman.
Acara berlangsung menarik dan mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan. Pada akhir acara, para hadirin dipersilahkan untuk melihat dan membeli kain batik koleksi Ibu Willach. Seluruh asil penjualan akan disumbangkan ke ”Sekar Jagad“, sebuah asosiasi pebatik di Yogyakarta.
Terkait dengan upaya promosi batik di wilayah Jerman Utara, KJRI Hamburg telah menyelenggarakan dua kali kegiatan promosi dan demo batik, yaitu pada bulan Juni dan Juli 2011. “Kegiatan promosi batik merupakan salah satu bagian dari program perkenalan seni budaya Indonesia KJRI Hamburg tahun 2011 dengan tujuan memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman masyarakat Jerman mengenai budaya Indonesia,” ujar Konjen RI. (ady)


















