Program pelatihan diselenggarakan oleh Schleswig-Holsteinischer Leichtathletik-Verband (SHLV) dengan topik dan fokus khusus pada ”Lari Jarak Sedang (Middle Distance Running)”. Dalam program tersebut, para pelatih dari PASI mendapatkan pelajaran teori dan praktek secara intensif dari para pengajar dan pelatih profesional, diantaranya mantan atlet ternama Jerman, Paul Schmidt dan Steffen Uliczka
Program ini terselenggara atas bantuan dan biaya dari Pemerintah Jerman, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri Jerman, sebagai bentuk komitmen dalam memajukan hubungan internasional dengan negara-negara berkembang melalui kerjasama di bidang olah raga.
Khusus untuk Indonesia, program pelatihan di bidang atletik ini telah dimulai sejak awal 1980-an dan berlangsung hingga akhir 1999 dengan bentuk kegiatan antara lain berupa program pelatihan kepada para atlet dan pelatih atletik Indonesia di Malente, serta pengiriman tenaga profesional dan atlet Jerman ke Indonesia untuk memberikan klinik pelatihan di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Bali, dan Papua. Namun karena kendala teknis dan hal lainnya, program terhenti pada tahun 2000 dan baru dimulai lagi pada tahun 2009.
Pada pertengahan 2009 dan 2010, delegasi atletik yang terdiri dari sejumlah pelatih dan atlit terkenal Indonesia kembali diundang ke Malente untuk mendapatkan pelatihan dan berkesempatan mencoba fasilitas tartan yang baru selesai dibangun di Ernst Rüdiger Sport Centre. Selanjutnya pada Oktober 2010, dua pelatih atletik Jerman dan Ariane Friedrich, atlet lompat tinggi Jerman kelas dunia berkunjung ke Indonesia untuk memberikan kursus pelatihan pada cabang decathlon, heptathlon, dan lompat tinggi di Jakarta.
Dalam sambutannya pada acara penutupan dan pelepasan pelatih PASI tanggal 10 Desember 2011 di Precise Hotel – Malente, Konjen RI Hamburg, M. Estella Anwar Bey menyampaikan apresasi yang tinggi kepada Kementerian Luar Negeri Jerman yang telah memungkinkan terselenggaranya program pelatihan ini, dan kepada Schleswig-Holsteiner Leichtathletik-Verband (SHLV) yang telah menyediakan fasilitas dan bantuan kompetensi kepada para pelatih atletik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Konjen RI mengemukakan bahwa prestasi Indonesia di bidang olahraga telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari keluarnya Indonesia sebagai juara umum pada SEA Games ke XXVI di Jakarta dan Palembang tanggal 11 – 22 November 2011.
Pada SEA Games tersebut, prestasi Indonesia di cabang atletik menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan karena berhasil meraih 16 medali atau meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 7 atlet yang pernah mendapatkan pelatihan di Malente berhasil menyumbangkan medali, dan 5 diantaranya adalah medali emas.
”Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari keseriusan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pelatihan kepada para atlit dan pelatih, yang salah satunya dilaksanakan melalui program kerjasama dengan mitra di luar negeri, yakni dengan Federasi Atletik Schleswig-Holstein (SHLV)”, demikian ujar Konjen RI.
Program pelatihan yang diselenggarakan di Malente ini merupakan implementasi kemitraan Indonesia - Jerman dalam upaya meningkatkan hubungan dan kerjasama internasional di bidang olahraga. Melalui kemitraan ini diharapkan persahabatan Indonesia - Jerman yang pada tahun 2012 genap berusia 60 tahun dapat menjadi semakin erat, dan prestasi olah raga Indonesia ke depan semakin maju.
Menurut rencana untuk program tahun 2012, pihak SHLV kembali akan mengundang sejumlah atlet dan pelatih atletik Indonesia, khususnya pada cabang lempar cakram dan lempar lembing, untuk mendapatkan pelatihan di Malente. Selain itu, SHLV juga akan mengirimkan beberapa tenaga profesional Jerman ke Indonesia untuk memberikan pelatihan kepada para pelatih atletik di Bandung dan Jakarta dengan fokus pada pembinaan atlet tingkat dasar. (ady)


















