Dalam sambutannya pada acara pembukaan yang dihadiri sekitar 150 undangan, Direktur Völkerkunde Museum, Prof. Wulf Köpke menyampaikan bahwa institusinya memiliki kepedulian yang tinggi dan aktif menyelenggarakan kegiatan promosi budaya, dan pameran yang diselenggarakan kali ini merupakan salah satu bentuk dari kepedulian tersebut. Ditekankan bahwa pameran ini tidak bertujuan untuk membandingkan antara satu agama dengan agama yang lain, namun diharapkan dapat memberikan gambaran tentang keanekaragaam kepercayaan yang terdapat di Asia.
Konjen RI Hamburg, M. Estella Anwar Bey dalam sambutan balasannya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif pihak museum untuk menyelenggarakan kegiatan pameran ini. Disampaikan bahwa kegiatan ini perlu didukung karena memiliki makna yang penting dan tujuan yang mulia. Dikatakan penting karena kegiatan ini diselenggarakan di musium yang memiliki peran strategis sebagai media universal untuk pelestarian, pengenalan dan pembelajaran warisan budaya serta sarana rekreasi yang edukatif.
Selain itu, kegiatan ini diselenggrakan untuk tujuan yang sangat mulia karena sebagian dari hasil pameran akan disumbangkan untuk membantu korban bencana tsunami di Jepang. Konjen RI menjelaskan bahwa Indonesia juga pernah mengalami bencana tsunami yang memakan korban sangat banyak yaitu yang terjadi di Aceh pada Desember 2004.
Selesai acara pembukaan, para undangan dipersilahkan melihat benda-benda bersejarah yang dipamerkan sambil diiringi musik gamelan oleh sanggar seni Margi Budoyo binaan KJRI Hamburg yang mendapatkan sambutan yang baik dari para pengunjung.
Museum für Völkerkunde berdiri pada tahun 1879 dan merupakan salah satu museum etnologi terbesar di Eropa. Banyak koleksi benda bersejarah dari Indonesia yang dipamerkan di museum ini, karena Indonesia dinilai memiliki budaya dan agama yang lebih beragam. Hal ini terlihat dari banyaknya tradisi, adat istiadat, upacara, kesenian, dan benda-benda budaya yang dihasilkan sebagai warisan yang tak ternilai (end)


















