KJRI Hamburg bekerjasama dengan Asia Consulting & Project Management pada tanggal 23 Februari 2011 bertempat di Hotel Steigenberger Remarque Osnabrück telah menyelenggarakan pertemuan bisnis yang mengambil tema “Merebut Peluang di Indonesia”. Pertemuan dihadiri oleh 25 pengusaha Jerman dari wilayah Niedersachsen dan sekitarnya.
Dalam sambutan singkatnya, Walikota Osnabrück, Mr. Boris Pistorius, mengatakan bahwa Indonesia dalam berbagai bidang tidak kalah dari China dan lebih menguntungkan bagi para pengusaha Jerman. Walikota Pistorius mendorong agar para peserta yang hadir khususnya para pengusaha Niedersachsen untuk melihat Indonesia lebih seksama dan menangkap peluang-peluang investasi dan perdagangan yang ada.
Pertemuan menampilkan tiga pembicara, yaitu pertama) Konsul Jenderal RI di Hamburg, M. Estella Anwar Bey, yang mempresentasikan perkembangan politik dan ekonomi Indonesia, termasuk ketahanan Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi global dan peluang investasi di Indonesia;
Kedua) Mr. Siegbert W Raabe, CEO Asia Consulting & Project Management yang mengajak para peserta untuk mulai melirik ke Indonesia, yang dengan berbagai keberhasilan perekonomiannya juga merupakan pasar yang amat besar untuk berbagai produk dan investasi Jerman. Ybs juga menyampaikan cara pendekatan budaya yang baik untuk mulai berbisnis dengan orang Indonesia yaitu dengan kesabaran, membangun kepercayaan, melihat langsung situasi kondisi di sana, dan memperluas jaringan kontak dengan berbagai pihak.
Dan ketiga) Pengusaha Jerman, Mr. Albert W. Duin, CEO Induktor GmbH Ringkernbauelemente dari München yang menyampaikan cerita sukses (success story) usahanya di Indonesia. Menurut Mr. Duin, Indonesia dapat memproduksi produk yang lebih murah dengan kualitas yang lebih baik dari China asalkan para pekerjanya dididik dan dilatih dengan baik. Mr. Duin sukses membangun perusahaan di Indonesia dengan mempekerjakan WNI lulusan universitas Jerman yang awalnya bekerja di perusahaannya di München. Menurutnya selama berhubungan dengan orang Indonesia, dikatakan pada umumnya pekerja Indonesia kurang inisiatif dan kurang percaya diri, namun tidak bagi mereka yang telah merasakan pendidikan di luar negeri termasuk Jerman. Dikatakan banyak lulusan Jerman yang saat ini menjadi orang sukses. Oleh karena itu Mr. Duin memberikan saran agar Pemerintah Jerman harus lebih banyak lagi mendidik para mahasiswa Indonesia di Jerman guna menjembatani kerjasama yang lebih akrab di berbagai bidang. Induktor GmbH telah berinvestasi di Indonesia di bidang kelistrikan dengan anak perusahaan di Indonesia PT Induktorindo Utama.
Di sela-sela acara disajikan 3 tarian Indonesia yaitu tari Rama Shinta, tari Merak dan tari Pemburu Kijang yang dibawakan oleh para penari kelompok Margi Budoyo binaan KJRI Hamburg. Para peserta juga berkesempatan untuk menikmati beberapa sajian khas Indonesia dalam ramah tamah setelah acara berakhir.
Hamburg, Februari 2011


















