Wunderbar...Wunderbar...
Demikian gegap gempita pengunjung yang menyaksikan Malam Indonesia di kota Rotenburg.
Untuk pertama kalinya tampilan seni budaya Indonesia menggocang kota Rotenburg pada acara "Groser Indonesicher Kulturabend" tanggal 17 April 2010. Penampilan tari-tarian, gempita musik angklung, goyang dangdut dan poco-poco serta kuliner Indonesia seakan-akan membius warga dan pejabat pemerintah Rotenburg yang memenuhi Aula gedung Theodor Heuss Schule.
Acara dibuka dengan tari Merak dan tari Klono dan diikuti dengan penampilan group Hamburg Angklung Orchestra dengan membawakan medley lagu-lagu khas Jawa Barat, Betawi dan pop Indonesia yang berjudul manuk dadali, kopi dangdut, jali-jali dan pileuleuyan. Belum habis kekaguman penonton atas penampilan tari dan permainan angklung, dalam acara rehat selama satu jam, penonton diajak untuk menikmati hidangan kuliner Indonesia yang lezat. Sate ayam, rendang, ikan balado, bakso kuah dan mie goreng telah menjadi andalan sajian kuliner malam itu.
Setelah rehat untuk makan malam, acara dilanjutkan dengan penampilan tari jaipong dan permainan rampak kendang yang dilanjutkan dengan kelincahan angkung orchestra mempersembahkan lagu-lagu bernuansa internasional, When You Believe yang diiringi suara merdu penyanyi Wydia dan Mayang, kemudian Besame Mucho, Do Re Mi, New York-New York dan Mission Impossible telah mendapat standing ovation, tepuk tangan yang sangat meriah dari seluruh penonton seakan-akan tidak akan berkesudahan. Masih dengan tepuk tangan yang gegap gempita lebih dari 200 pengunjung, kembali tarian Joko Tarub memukau hadirin.
Khusus mengenai angklung, wali kota Rotenburg dan penonton acara tersebut sangat kagum akan keunikan alat musik yang terbuat dari bambu dan kekompakan 40 orang pemain, yang bisa memainkan lagu-lagu pop barat yang sangat familiar bagi mereka.
Malam semakin larut, selarut pengunjung yang berbaur bersama-sama saat biduanita Mey Saerang membawakan lagu Indonesia berirama dangdut serta memperkenalkan gerakan poco-poco. Meskipun gerak langkah kaki tidak berirama, namun tidak mengurangi semangat hadirin bergabung mengikuti gerakan enerjik tari poco-poco tersebut.
Walikota Rotenburg, Herr Detlef Eichinger dalam sambutannya menyampaikan penampilan budaya Indonesia merupakan penampilan pertama di Rotenburg. Banyak budaya bangsa lain telah tampil di Rotenburg. Hal ini disebabkan masyarakat Rotenburg tertarik untuk mengenal budaya bangsa-bangsa lain. Penampilan budaya, tari dan kuliner Indonesia memiliki pesona tersendiri bagi masyarakat Rotenburg.
Konjen RI Hamburg, Teuku Darmawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa terima kasih atas inisiatif Herr Burgwald dan isteri, Mey Saerang yang telah bekerjasama dengan KJRI Hamburg menyelenggarakan Malam Indonesia di Rotenburg. Selanjunya Konjen menyampaikan bahwa Indonesia memiliki anekaragam budaya yang tidak cukup ditampilkan hanya dalam satu malam. Sebagai negara yang multikultural, bangsa Indonesia senantiasa menjunjung tinggi nilai kesatuan dan persatuan bangsa. Seperti musik yang memilki lirik yang berbeda namun satu kesatuan, demikian juga keanekaragaman budaya berjalan dengan harmoni yang indah. Diharapkan dimasa yang akan datang, hubungan antara pemerintah dan warga Rotenburg dengan Indonesia akan dapat ditingkatkan melalui kerjasama di bidang lainnya.
Beberapa warga Rotenburg menyatakan kesannya bahwa malam minggu kali ini, merupakan malam terindah dan penuh kenangan bagi mereka. Dimata mereka Indonesia bukan hanya salah satu Negara yang dikenal padat penduduk dan memilki pulau-pulau terbesar di dunia, namun pelaksanaan malam Indonesia telah menyampaikan kesan yang mendalam tentang karakteristik keragaman budaya Indonesia melalui musik, lagu, tari-tari tradisional dan kuliner Indonesia.
Malam Budaya Indonesia diselenggarakan atas kerjasama KJRI Hamburg dengan Volkshochschule Rotenburg yang intinya bertujuan untuk promosi citra melalui potensi budaya dan pariwisata Indonesia. Malam budaya dihadiri oleh walikota dan jajarannya, akademisi, media serta warga Rotenburg.
Sumber : KJRI Hamburg

















