KJRI Hamburg

KJRI Hamburg

Anda berada disini  : HOME Berita Kegiatan KJRI Kopi luwak favorit penggemar kopi di Hamburg

Kopi luwak favorit penggemar kopi di Hamburg

E-mail Cetak PDF

Coffeeday
Aroma kopi yang semerbak di ruangan Cafe,  dengan   diiringi  musik gamelan menyambut kedatangan tamu yang menghadiri acara „Indonesian Coffee Day“   di kawasan perbelanjaan utama kota Hamburg pada tanggal 6 Oktober 2009.

KJRI Hamburg bekerja sama dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) menyelenggarakan acara tersebut yang bertempat di Cafe Die Rösterei, Mönckebergstr 7, Hamburg yang di kaitkan dalam rangka memperingati HUT RI ke-64 serta merayakan Hari Kopi ke-4  (Tag des Kaffees) Jerman yang diperingati setiap tahun.

Acara yang berlangsung dari jam 17.00 sampai 19.00 dihadiri oleh sekitar 80 tamu undangan yang terdiri dari Dean Consular Corps Zarko Plevnik Konsul Jenderal Kroasia,  pejabat Protokol Senat Hamburg  Wiebke Haubold, pejabat Kamar Dagang Hamburg Asosiasi Pengusaha Asia Pasific Gero Winkler, Direktur Asosiasi Kopi Jerman Holger Preibisch serta pengusaha/Importir Kopi, Pengurus DIG dan Pers setempat. Ruang Cafe Die Rösterei dihiasi dengan payung dan umbul-umbul  untuk memberikan suasana khas Indonesia.

Acara dibuka oleh Konsul Jenderal RI di Hamburg Teuku Darmawan. Dalam sambutannya Konjen RI a.l.  menyampaikan terima kasih atas kedatangan  para undangan.  „Indonesian Coffee Day“ dimaksudkan  untuk mempromosikan kopi Indonesia di Jerman, mengingat pasar Jerman merupakan pasar yang sangat penting untuk Indonesia. Kopi Indonesia disukai di Jerman, karena mempunyai kekhasan citarasa  tersendiri dibandingkan dengan  kopi-kopi  dari negara lain.

Selain itu Konjen RI menyampaikan perkembangan  mengenai  korban musibah gempa bumi di Sumatra Barat. Pada kesempatan tersebut disampaikan terima kasih sedalam-dalamnya atas bantuan Pemerintah Jerman yang akan memberikan bantuan sebesar USD 3 juta. Hubungan Indonesia dan Jerman  sangat erat dan kerjasama kedua negara dapat ditingkatkan di segala bidang, a.l. di bidang ekonomi, investasi, lingkungan hidup serta perubahan iklim. Peran Indonesia di dunia semakin penting, terbukti dengan  Indonesia menjadi anggota  G20.

Selanjutnya pengusaha ekspor kopi, Dermawan Nur, memberikan presentasi mengenai kopi Indonesia. Para hadirin diberikan informasi tentang peluang kerjasama khususnya di bidang kopi organik. Banyak perusahaan kecil menengah Indonesia  yang memerlukan partner untuk dapat memenuhi standard ekspot agar memiliki sertifikat  sebagai produser kopi organik.  Dermawan Nur menjelaskan spesifikasi kopi Indonesia yang dapat  dilihat  dari warna kopi serta aromanya. Selain itu, para hadirinpun diberikan penjelasan untuk mengenal cita rasa masing-masing jenis kopi melaui berbagai kopi seduh yang   disajikan untuk dicicipi.

Para undangan diberikan kesempatan untuk mencicipi kopi Gayo dari Aceh, kopi Papua, kopi Flores, kopi Toraja (Sulawesi) serta kopi Luwak (Sumatra).  Acara „coffee tasting“ tersebut mendapat sambutan yang sangat positif dari para hadirin.

Mencicipi kopi Indonesia membawa kehangatan yang alami bagi para tamu, terutama dalam cuaca  yang mendung, berangin dan cukup dingin. Setelah para hadirin mencicipi lima jenis kopi tersebut, nampaknya mayoritas dari mereka menyukai kopi luwak, karena kopi Luwak memang benar benar berbeda dengan aroma kopi lain.

KJRI Hamburg juga menampilkan senibudaya Indonesia pada „Indonesian Coffee Day“ untuk memberikan kesan lebih luas tentang keanekaragam Indonesia kepada para hadirin. Tarian yang ditampilkan adalah tari Belibis, dari pulau Bali, gamelan,  serta lagu-lagu tradisional Indonesia. Dalam kesempatan tersebut juga diputar film tentang pariwisata  Indonesia, serta dibagikan brosur dan leaflet tentang obyek wisata di Indonesia.

Acara tersebut mendapat apresiasi dan dinilai  berhasil untuk memperkenalkan keunikan kopi Indonesia.  Dengan demikian diharapkan impor kopi Indonesia di Jerman akan meningkat  pada masa depan. Impor kopi Jerman rata-rata diatas 1 juta ton per tahun dan merupakan pasar terbesar di seluruh Eropa.  Dengan demikian pasar Jerman merupakan pasar yang sangat penting bagi kopi Indonesia. Impor kopi dari Indonesia ke Jerman  tercatat 146 juta Euro pada tahun 2008. Dalam tiga tahun terakhir Indonesia menunjukkan posisi ke 5 sebagai pemasok kopi untuk pasar Jerman.

 

 

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 31 Juli 2010 04:44 )  

Anda berada disini  : HOME Berita Kegiatan KJRI Kopi luwak favorit penggemar kopi di Hamburg