Acara dimulai dengan penampilan musik Angklung dengan memainkan 4 buah lagu,yaitu:Edelweis, Burung kaka tua, Kopi dangdut dan Manuk dadali. Kemudian disusul dengan Tari Merak, Tari Jatayu dan Rampak Kendang. Tampilan seni budaya sesi pertama telah memukau sekitar 400 penonton, antara lain Direktur dan manajemen Vogelpark; Konsul Jenderal RI Hamburg serta undangan dan pengunjung taman burung tersebut. Setelah rehat makan siang, acara dilanjutkan dengan penampilan Tari Indang yang dibawakan oleh 7 orang penari dan diiringi suara merdu nyanyian sang pelatih.
Sebagai pengisi acara terakhir, Group MNI tampil tidak kalah memukau. Para penonton diajak mengenal daerah Batak melalui pakaian seragam pria yang terdiri dari selempang ragi hotang (ulos untuk pria) dan deter (ikat kepala), serta kebaya brokat dan sadum (ulos untuk wanita). Diiringi alat-alat musik tradisional Hacapi (Gitar kecil dua senar), Gondang (Kendang),Sulim (Seruling) dan Hesek (dua buah besi kecil) telah menampilkan 10 buah lagu berirama gembira. Dipenghujung acara para penonton diajak serta menari dan naik panggung bersama. Suguhan tersebut sangat menarik perhatian, sehingga penonton sangat antusias untuk menyaksikan dan mengetahui lebih jauh tentang seni dan budaya Indonesia tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, KJRI Hamburg membagikan brosur dan leaflet pariwisata Indonesia kepada penonton acara tersebut.
Taman burung Vogelpark Walsrode memiliki koleksi burung dari seluruh dunia , yaitu 4,500 ekor burung yang terdiri dari 700 jenis dari berbagai negara termasuk dari Indonesia. Khusus koleksi dari Indonesia, pada tahun 2000 atas kerjasama Pemerintah Indonesia dan pengelola Vogelpark telah dibangun “Nusantara Rain Forest” yang menempati area seluas 2,800 m2. Anjungan tersebut menampung koleksi berbagai burung, tanaman dan ornamen seni budaya Indonesia a.l. rumah adat Toraja, patung-patung dari suku dayak.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI di Hamburg, Teuku Darmawan menyampaikan terima kasih kepada pihak Vogelpark Walsrode yang bersedia untuk menyelenggarakan acara Indonesia Day. Hubungan kerja sama antara Indonesia dan Vogelpark Walsrode telah terjalin sejak lama, seperti dibangunnya Nusantara Rainforest Paradise pada tahun 2000 dan berbagai bantuan proyek untuk perlindungan burung di Indonesia. Konjen Darmawan mengundang para penonton untuk mengenal lebih dekat tentang budaya dan pariwisata Indonesia dengan mengunjungi Indonesia untuk menikmati alam tropis serta beragam kebudayaan seperti yang dilihat dalam penampilan kebudayaan hari ini juga yang dapat dilihat di anjungan hutan tropis di Vogelpark Walsrode.
Dalam pembicaraan disela-sela acara, Direktur Vogelpark Menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan kerjasama yang telah terjalin baik selama ini, antara lain untuk memberikan pelatihan bagi perawat burung di kebun binatang Indonesia untuk mendapatkan training di Vogel Park, serta menambah koleksi burung-burung dari Indonesia.












