Pada tanggal 20 April 2011 KJRI Hamburg kembali menggelar pertunjukan wayang kulit dengan cerita berjudul “Bima Suci”. Pertunjukan ini merupakan yang kedua kalinya, setelah pada tanggal 20 Maret lalu KJRI menyelenggarakan kegiatan serupa yang dihadiri oleh 42 murid dari dari 2 sekolah, yaitu : Elbovovorte Kindergarten dan Heidberg Hamburg. Kegiatan tersebut ternyata mendapatkan sambutan positif dan banyak sekolah yang mengajukan permintaan agar murid-muridnya mendapatkan kesempatan menyaksikan pertunjukan berikutnya.
Untuk memenuhi permintaan tersebut, KJRI menggelar pertunjukan kedua yang dihadiri oleh 110 murid dari 4 Sekolah Dasar, yaitu : Schule Barlsheide, Grundschule Bahrenfeld, Domschule St. Marien, dan Schule Kerschenteiner. Acara tersebut dikemas dalam waktu 2 jam didahului oleh pemaparan singkat tentang Indonesia serta penjelasan mengenai dari daerah mana saja wayang berasal. Selanjutnya pemutaran film tentang sejarah dan cara pembuatan wayang, diikuti dengan pertunjukan wayang secara langsung oleh Sdr. Maharsih, dalang binaan KJRI Hamburg.
Pertunjukan wayang mengangkat cerita berjudul “Bima Suci“ dengan durasi 30 menit. Seluruh murid dan guru yang hadir menyaksikan dengan seksama gerakan wayang yang dimainkan serta memperhatikan dialog yang disampaikan dalam bahasa Jerman.
Setelah pertunjukan wayang, para murid diberi kesempatan untuk mewarnai empat tokoh wayang yang dibagikan, yaitu : Kresna, Parikesit, Arimbi dan Kumajaya. Para murid dengan antusias melakukan kegiatan mewarnai wayang setelah terlebih dahulu diberi penjelasan mengenai karakter wayang yang akan diwarnainya. Acara diakhiri dengan sajian masakan khas Indonesia serta pemberian cenderamata Wayang untuk sekolah, guru dan murid.

















