Acara dimulai dengan parade pakaian adat Indonesia diikuti oleh tari persembahan dari Minangkabau dan pembukaan oleh Konsul Jenderal RI Hamburg Teuku Darmawan, Ketua DIG Niedersachsen Wolfgang Sehrt, dan Wakil Wali kota (Bürgermeisterin) Braunschweig Harlfinger, yang menyampaikan pentingnya pegelaran semacam ini dilanjutkan dalam mempromosikan Indonesia yang lebih luas dan hubungan yang lebih erat antara kedua negara khususnya kota Bandung dan kota Braunschweig. Panggung yang cukup megah disiapkan oleh pemerintah kota Braunschweig yang didekorasi dengan ornamen-ornamen khas Indonesia seperti umbul-umbul, payung dan kain-kain serta dilengkapi dengan instrumen-instrumen gamelan, langsung menarik perhatian setiap pengunjung yang masuk ke dalam Mall Schloss-Arkaden.
Selama satu hari grup-grup senibudaya Indonesia dari kota Hamburg, Braunschweig dan Bremen menampilkan musik gamelan, musik angklung, vocal group Batak serta tari-tarian Indonesia khususnya Jawa seperti tari Kalesworo, tari Merak, tari Klono Topeng dan tari Jaipong dan juga tari Bali serta tari Saman yang mendapat sambutan yang antusias dari ratusan pengunjung. Angklung yang dimainkan oleh kelompok Hamburg Angklung Orchestra binaan KJRI Hamburg mendapat sambutan yang sangat hangat dari penonton terutama saat-saat menyanyikan lagu Jerman. Pada akhir pemainan Angklung penonton juga diajak memainkan alat musik tersebut. Masyarakat Jerman menghayati penampilan seni budaya
Ketua DIG Niedersachsen menyampaikan kegembiraan acara ini berjalan dengan sukses dan mengharapkan melalui pagelaran budaya ini akan membangun daya tarik masyarakat Jerman terhadap budaya
Menurut Wakil Walikota Braunschweig acara „Indonesien ganz nah“ ini berjalan sukses dan ini berkat dan kerjasama yang baik antara KJRI di Hamburg yang didukung oleh kelompok seni WNI di wilayah kerja, DIG Niedersachsen dan pemerintah kota Braunschweig. Sesuai dengan temanya „Indonesien ganz nah“ (
(Sumber: KJRI Hamburg)











