KJRI Hamburg bekerjasama dengan Asia Afrika Institut, Universias Hamburg telah melaksanakan kegiatan kuliah umum pada tanggal 28 Januari 2011 di Universitas Hamburg. Kuliah umum tersebut dihadiri oleh mahasiswa Universitas Hamburg, para dosen, think tank dan Konsular Korps di Hamburg. Pembicara pada kegiatan tersebut adalah Dr. Siswo Pramono, Kepala Pusat P2K2 Aspasaf BPPK yang dimoderasi oleh Mrs. Karen Stadlander, Ketua DIG Hamburg.
Kegiatan kuliah umum ini antara lain bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dan masyarakat setempat tentang peran Indonesia dalam kerangka politik internasional, khususnya di kawasan Asia dan Pasifik, memahami konsep Regional Achitecture kawasan Asia Pasifik dan yang terpenting adalah optimalisasi kerjasama Perwakilan RI Hamburg dengan Asia-Afrika Institut, Universitas Hamburg, khususnya jurusan Bahasa Indonesia.
Konjen RI Hamburg, Ibu Marina Estella Anwar Bey dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini penting sebagai upaya peningkatan people to people contact bagi peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Jerman serta menekankan kepada mahasiswa dan masyarakat Jerman pemahaman tentang peran strategis Indonesia dalam pembangunan arsitektur kawasan melalui ASEAN, APT, EAS, ARF dan APEC. Disamping itu kegiatan kuliah umum tersebut adalah sebagai upaya bagi peningkatan pengetahuan tentang Indonesia melalui Asia Afrika Institut, Universitas Hamburg.
Pembahasan tema „Regional Architecture in Asia Pacific Region: Indonesia’s Outlook menitikberatkan pada sejarah perkembangan budaya Asia Tenggara yang dimulai sejak migrasi Austronesia pada tahun 4000 BC sampai pada terbentuknya ASEAN yang dewasa ini berkembang menjadi ASEAN+1, ASEAN+3, EAS, ARF, ASEM dan APEC. Di akhir pembahasan, Dr. Siswo Pramono mengulas mengenai Master Plan of ASEAN Connectivity yang disepakati di Hanoi 2010.
Dalam sesi diskusi, pertanyaan yang muncul antara lain berkisar tentang arah dan kebijakan ASEAN apakah sama dengan penerapan arah Uni Eropa, kedudukan Timor Leste di ASEAN, posisi ASEAN menghadapi kemajuan China serta kemungkinan kerjasama ASEAN dan China di masa depan serta mengharapkan percepatan pencapaian komitmen-komitmen ASEAN, terutama di sektor kerjasama ekonomi.
Pada intinya pelaksanaan kuliah umum yang diselenggarakan oleh KJRI Hamburg bekerjasama dengan Asia Afrika Institut Universias Hamburg mendapat apresiasi dari mahasiswa, akademisi dan korps konsular, khususnya dalam penyajian substansi diskusi. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Monika Arnez yang juga mengharapkan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala.

















