KJRI Hamburg

KJRI Hamburg

Sie sind hier  : HOME Berita Die Stadt Bandung als Hauptgast beim Festival "Braunschweig International"
AutoCAD 2011 software

Die Stadt Bandung als Hauptgast beim Festival "Braunschweig International"

E-Mail Drucken PDF
Stan_IndonesiaBeim "Braunschweig International" Festival, das am 5. Juni 2010 auf dem Kohlmarkt in Braunschweig stattfand, stand die Stadt Bandung (Java) im Mittelpunkt. Seit 1960 verbindet Braunschweig und Bandung eine Städtepartnerschaft. An diesem internationalen Kulturfestival waren neben Indonesien aber auch über 30 andere Nationen vertreten, wie Vietnam, Mexiko, Türkei, Kuba, usw. An der Veranstaltung, die durch den Braunschweiger Oberbürgermeister Dr. Hoffmann eröffnet wurde, nahm auch der amtierende Leiter des indonesischen Generalkonsulats teil.

Acara digelar di sekitar pusat kota merupakan festival rakyat tahunan diisi dengan berbagai gerai atau stan penjualan makanan, minuman, permainan, kerajinan tangan dan pertunjukan seni budaya. Pada cuaca yang cerah pengunung antusias  menyaksikan penampilan kesenian Indonesia yang membuka acara setelah sambutan Wali Kota Braunschweig. Penampilan tari Jaipongan dari grup Margi Budoyo binaan KJRI Hamburg mendapat sambut meriah para pengunjung yang memadati halaman di pusat kota Braunschweig.


Hanya Indonesia yang menjadi tamu khusus diperbolehkan untuk menampilkan lebih dari satu kali. Selain tari Jaipongan yang membuka acara, Indonesia juga menampilkan musik Angklung serta tari Bali yang dibawakan oleh  masyarakat Indonesia yang berdomisili di kota Braunschweig dan sekitarnya. Busana daerah Bandung yang dikenakan penari dan alunan khas musik tradisional Jawa Barat serta gerakan yang mempesona menjadikan tari Jaipongan tersebut menjadi kombinasi  unik, yang menarik perhatian pengunjung festival. Menurut Ketua Ikatan Persahabatan Indonesia-Jerman (DIG Niedersachsen), Wolfgang Sehrt, tari Jaipongan menjadi pentasan yang menonjol pada festival tersebut.


Dari pagi sampai sore pengunjung meramaikan stan Indonesia. Mereka  mengantri untuk mencicipi makanan khas Indonesia yang dijual, yaitu Nasi Goreng, Sate Ayam, Bakwan dan Es Teler. Masakan sangat laris sehingga terjual habis waktu festival berakhir pada sore hari. Selain itu KJRI Hamburg mempromosikan pariwisata Indonesia dengan menampilkan poster-poster di sekitar stand dan membagikan bahan informasi berbentuk brosur-brosur mengenai pariwisata Indonesia,  brosur-brosur dan leaflet berbahasa Jerman yang diterbitkan oleh KJRI Hamburg.


Panitia dari Pemerintah Kota Braunschweig yang menjadi penyelenggara acara juga sangat menghargai partisipasi Indonesia dalam acara tersebut dan mengharapkan dapat ikut serta pada tahun mendatang. Keikutsertaan Indonesia pada acara tersebut merupakan salah satu kegiatan KJRI Hamburg dalam mengisi dan meningkatkan kerja sama sister city Bandung- Braunschweig yang genap 50 tahun pada akhir bulan Mei 2010. Partisipasi Indonesia dalam berbagai festival seni budaya semacam itu, dalam memperkenalkan seni budaya dan pariwisata Indonesia diharapkan akan dapat meningkatkan pengenalan budaya  dan pariwisata Indonesia serta menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Indonesia.


Pada sore hari, Acting Konjen RI di Hamburg, Yayat Sugiatna menerima delegasi kota Bandung yang hadir untuk merayakan bersama pejabat kota Braunschweig peringatan 50 tahun hubungan sister city kedua kota yang akan digelar oleh KJRI Hamburg dan Pemda Braunschweig pada tanggal 12 Juni 2010. Selain itu delegasi Bandung juga membicarakan peluang untuk meningkatkan kerjasama antara kedua kota pada tanggal 7 Juni 2010.


 

Aktualisiert ( Dienstag, den 07. Februar 2012 um 15:24 Uhr )  

Suchen

Cover_Indonesien_Magazin

itpc_hamburg

Reisen_hamburg

Tourismus_Indonesien_

Visit_2010

logo-bkpm2

budpar-logo

 

tradexpo



Countries

45.5%Germany Germany
16.2%United States United States
12.3%Indonesia Indonesia
10.9%Israel Israel
7.1%Australia Australia

Visitors

Today: 52
Yesterday: 98
This Week: 150
Last Week: 524
This Month: 469
Last Month: 2901
Total: 25168


JoomlaWatch Stats 1.2.9 by Matej Koval

Sie sind hier  : HOME Berita Die Stadt Bandung als Hauptgast beim Festival "Braunschweig International"

Konsulares