KJRI Hamburg

KJRI Hamburg

Sie sind hier  : HOME Berita vergangene Veranstaltungen Wayang Kulit begeistert die Besucher des Schattentheaterfestivals in Hannover
AutoCAD 2011 software

Wayang Kulit begeistert die Besucher des Schattentheaterfestivals in Hannover

E-Mail Drucken PDF
IMG_0844Eine typisch indonesischee Wayang Kulit Aufführung begeisterte die Besucher des Hannoverschen Schattentheaterfestival 2011 im Theatermuseum Hannover. An dem Festival, das sich über drei Tage erstreckte, nahmen zahlreiche Schattenspielgruppen aus ganz Deutschland teil, darunter aus Hannover, Aachen, Siemitz und Helmstad sowie der indonesischen Gruppe Margi Budoyo als einzigen Nichtdeutschen Teilnehmer.

Penampilan wayang Indonesia terlihat unik karena para pelakunya tidak hanya terdiri dari masyarakat Indonesia, namun juga melibatkan beberapa warga Jerman yang tergabung dalam Kelompok Margi Budoyo tersebut.

Berbeda dari penampilan peserta lainnya yang rata-rata menggunakan bantuan audio system, penampilan wayang Indonesia tampil mengesankan dan lebih hidup karena diiringi secara langsung oleh sebelas pemain gamelan dengan sinden Elly Event.

Dalam sambutan pembukaannya, ketua penyelenggara Frieder Paasche memaparkan secara singkat jalan cerita Begawan Ciptoning dan Hanoman Duta, serta memperkenalkan figur-figur yang terlibat dalam kedua cerita tersebut.

Selain pertunjukan wayang kulit, pada kesempatan itu juga digelar pemaparan (vortrag) mengenai sejarah wayang kulit Indonesia yang disampaikan oleh Dieter Siefert, pemerhati dan peminat wayang Indonesia berkebangsaan Jerman.

Usai pertunjukkan, para penonton diberi kesempatan bertanya dan mencoba memainkan secara langsung wayang dan gamelan. Menjawab pertanyaan para penonton, Maharsi menuturkan, bahwa pertunjukkan wayang merupakan tontonan yang berisi tuntunan, karena dalam ceritanya banyak mengandung falsafah hidup yang berguna bagi kehidupan sehari-hari.(And)


Aktualisiert ( Freitag, den 18. Mai 2012 um 19:04 Uhr )  

Sie sind hier  : HOME Berita vergangene Veranstaltungen Wayang Kulit begeistert die Besucher des Schattentheaterfestivals in Hannover

Konsulares