Pertunjukan Wayang mengangkat cerita tentang Rama-Shinta yang dikemas secara sederhana dengan durasi 30 menit. Seluruh murid dan guru yang hadir menyaksikan dengan seksama gerakan wayang yang dimainkan serta memperhatikan dialog yang disampaikan dalam bahasa Jerman. Sesekali terdengar tawa lepas dari para murid dan guru saat terjadi dialog dan lakon yang lucu.
Setelah pertunjukan wayang, para murid diberi kesempatan mewarnai empat tokoh wayang yang dibagikan, yaitu Kresna, Parikesit, Arimbi dan Kumajaya. Dengan antusias mereka melakukan kegiatan mewarnai dengan terlebih dahulu diberi penjelasan mengenai karakter wayang yang akan diwarnainya. Acara diakhiri dengan sajian masakan khas Indonesia serta pemberian cenderamata Wayang untuk sekolah, guru dan murid.
KJRI Hamburg telah menyusun program untuk tahun 20ß11 dengan tema Indonesiens Kultur Kennenlernen berisi kegiatan pengenalan budaya Indonesia antara lain terdiri dari wayang, angklung, batik, gamelan dan permainan tradisional anak-anak nusantara. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat mengenai Indonesia dan keanekaragaman budaya tradisional tanah air yang diharapkan akan bermuara pada peningkatan sektor pariwisata. Dalam program ini, KJRI Hamburg bekerjasama dengan sekolah-sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi.

















